Selamatkan Pancasila

+2

Oleh Nanang FS

Selamatkan PANCASILA itu dengan perbuatan, bukan dengan kata-kata penuh simbol. Selamatkan Pancasila dari tangan-tangan kotor yang memanfaatkannya untuk menyelamatkan koruptor. Musuh PANCASILA itu KORUPTOR dan semua kroni serta turunan kejahatannya.

Pancasilais itu ber-Ketuhanan YME, taat pada ajaran agama masing-masing. Ngaku Pancasilais itu punya rasa kemanusiaan, benci korupsi yang merusak kemanusiaan itu sendiri, berperilaku jujur dan beradab, tidak suka pencitraan.

Pancasilais itu saling menghormati, saling menghargai, saling memupuk persatuan bangsa, tidak suka memecah belah. Jangan sok paling NKRI tapi intoleran terhadap anak bangsa. Jangan sok paling ngerti toleransi tapi diam dan bungkam saat korupsi terjadi. Jangan menjadi antek perampok uang negara. Jangan nyinyir dan nyerang orang antikorupsi. Itu baru cinta NKRI.

Pancasilais itu paham tentang kerakyatan, tentang kedaulatan, tentang musyawarah, kegotongroyongan, tentang arti kepemimpinan, tentang makna perwakilan dan yang lebih penting paham arti kedaulatan yang ada di tangan rakyat, bukan penguasa. Karena sesungguhnya pemerintah itu abdi rakyat, rakyatlah yang kuasa. Jangan takut bersuara. Bersuaralah! Jangan mau jadi pendengung berbayar. Sesungguhnya mereka itulah laknatullah antipancasila.

Pancasilais itu adil dalam berkehidupan. Sosial berarti sama rasa sama berbuat untuk bangsa dan negara. Jangan merasa paling pro rakyat tapi sejatinya merampok dan mencuri uang rakyat, menjual aset negara, membagi-bagi jabatan pada orang inkompeten, lunak sama WNA tapi keras sama bangsa sendiri, rakyat diburu, pengusaha dicumbu, sumber daya alam dikuras sehingga menghilangkan hak dan hajat hidup orang banyak. Di mana-mana ngaku NKRI harga mati, para penegak keadilan dan lembaga antikorupsi diinjak mati.

PANCASILA itu harga diri, bukan simbol yang disemat di dada kosong hati.


Photo by mauro mora on Unsplash

+2

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *