Kalung Indonesia

5+

Awal Juli 2020, jagad maya terusik oleh berita Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo akan meluncurkan sebuah produk antivirus berbasis tanaman atsiri (eucalyptus) yang diyakini dapat mencegah seseorang terinfeksi virus korona. Produk tersebut dikemas dalam bentuk kalung. Rencananya, kalung ini ini akan diproduksi secara massal, pada Agustus 2020 mendatang.

Dalam Artikel Wartakotalive dengan judul “Kementerian Pertanian Akan Rilis Kalung dan Inhaler untuk Antivirus Covid-19”, Syahrul Yasin Limpo mengklaim, kehebatan kalung tersebut. Menurutnya, jika dipakai selama kurang lebih 15 menit, dapat membunuh kurang lebih 42 persen virus corona.

“Ini sudah dicoba. Jadi ini bisa membunuh, kalau kontak 15 menit dia bisa membunuh 42% dari Corona. Kalau dia 30 menit maka dia bisa 80%. Ini ada roll-nya. Kalau kita kena iris pisau, berdarah, kasih ini bisa tertutup lukanya,” terang Syahrul.

Dalam banyak cuitan, warga net di Twitter menganggap kalung antikorona buatan Mentan tak ubahnya jimat seperti yang diutarakan akun @fileman2011, “Penemuan apa lagi ini saudara-saudara setanah air? Benar jadi kayak jimat”.

Beragam tanggapan warga net, bahkan ada yang menyebutnya kalung jimat antibego, dengan menayangkankan foto botol minyak kayu putih yang diikat tali ke leher. Rakyat +62 begitu warga net menyebut dirinya, bukannya mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh Balitbang Kementan tersebut malah membuatnya menjadi satire dengan #kalungantibego yang sempat menjadi trending di twitter.

Tidak sedikit juga pakar yang menaggapi rencana Kementerian Pertanian memproduksi massal kalung eucalyptus ini. Selain itu, banyak yang mempertanyakan sejauh mana klaim antivirus telah melalui uji klinis terutama kepada manusia. Sementara itu upaya penemuan vaksin dan obat Covid-19 masih terus dilakukan berbagai pihak di seluruh dunia.

Saat dihubungi Kompas.com Sabtu (4/7/2020), Epidemiolog Griffith University Australia Dicky Budiman menilai, tak ada relevansi antara kalung antivirus dengan paparan virus corona. “Saya tidak melihat relevansi yang kuat antara kalung di leher dengan paparan virus ke mata, mulut, dan hidung”.

Ia mengatakan, penularan Covid-19 terjadi melalui beberapa mekanisme seperti droplet aerosol yang terhirup hidung atau melalui sentuhan ke mata dan mulut. Meski eucalyptus diketahui memiliki potensi antiviral, Dicky menyebutkan, riset tersebut dalam bentuk spray dan filter. Itu pun baru pada jenis virus terbatas yang sudah umum, bukan Covid-19. Oleh karena itu, dia menganggap produksi produk eucalyptus yang ditujukan untuk mencegah virus korona terlalu dipaksakan dan berpotensi menimbulkan salah persepsi. “Belum terbukti secara ilmiah dan dimuat di jurnal ilmiah tentang potensi mencegah virus SARS-CoV-2,” jelas dia.

Tapi sudahlah, biarlah para ahlinya bekerja dan warga net dengan segala polahnya akan selalu mengkritisi sesuatu yang keluar dari “keyakinan” mereka. Dunia akan selalu begitu untuk mencari keseimbangan. Nggak perlu baper. Santai saja.
Lalu saya terinspirasi pula oleh kalung antibego itu, eh kalung antivirus corona tersebut. Kita doakan saja semoga para pakar virus dan ahli obat bisa bekerja dan menemukan vaksin dan obat dengan hasil terbaik.

Saya kira di tengah virus korupsi yang tak habis-habisnya di negeri ini, ide tersebut bisa juga ditiru dengan membuat kalung antikorupsi. Kalau kalung eucalyptus tersebut membutuhkan riset mendalam dan uji klinis, maka kalung antikorupsi ini bisa dibuat oleh siapa saja, tanpa membutuhkan keahlian khusus.

Kita hanya membutuhkan peran “memaksa” oleh negara melalui tangan kekuasaannya. Semua pejabat dan penyelenggara negara disemua level jabatan harus memakai kalung antikorupsi ini selama mereka menjabat, baik eksekutif, legislatif, terutama yudikatif.

Saat pertama kali dilantik, mereka dipakaikan kalung antikorupsi yang bertuliskan “Gaji saya dibayar dari uang rakyat, dan saya bekerja sebaik-baiknya untuk kepentingan rakyat”.

Lalu saya, tercenung memikirkan bagaimana cara keluar dari masalah menahun bangsa ini tentunya sambil memakai kalung antibego.


Editor: Lufti Avianto

Photo by K X I T H V I S U A L S on Unsplash

5+

16 Comments on “Kalung Indonesia”

  1. Sebelum dibuat masal tentunya harus dilakukan penelitian lebih lanjut. Supaya nanti dananya tidak terbuang sia-sia.
    Semoga saja vaksin dari virus korona ini segera ditemukan. Sehingga kita bisa beraktivitas diluar dengan tenang tanpa khawatir lagi dengan adanya virus korona

    1+
  2. Semoga segera benar-benar ditemukan jalan keluar penanganan virus yang benar-benar bisa menangkal covid 19

    1+
  3. No komen deh kalo kalung ini bener diproduksi massal dgn tujuan tuk ngusir jin.. eh virus korona. Hanya bisa berdoa yg terbaik tuk bangsa ini agar bisa melalui & memenangkan perang pandemi ini

    1+
  4. Syukur warga +62 umumnya punya keyakinan diri yang kuat, jadi tidak lantas berbondong pesan kalung ajaib. Justru malah kreatif buat kw kalung yang diklaim antivirus td.hehehe

    Ide nyleneh kalung antikorupsinya ini rasanya perlu segera realisasi.. tapi semoga kalung antikorupsi g ada kw kw-nya ya.. hehehe

    1+
  5. Wkwk pas baca tentang kalung ini di beberapa artikel saya juga geli sendiri. Masak iya hanya pake kalung gitu bisa terhindar dari virus Corona. Semudah itu kah? Sedangkan dunia saja sedang berusaha keras untuk mengatasinya ckckck

    1+
  6. Kalau untuk saya mungkin perlunya kalung pembasmi sifat buruk dalam diri saya yang masih sangat banyak ini.. andai semua masalah bisa selesai denagn kalung..

    1+
  7. Ada-ada saja memang ya… Mungkin maksud hati ingin ambil peran tangkal corona, hanya sayang grusa-grusu (keburu nafsu).

    Kalung anti koruptor? Bagaimana ya bentuknya yang paling pas? Apa kalung yang bisa memunculkan sensasi terbakar ketika mengindikasi adanya pikiran seperti, “Ah gak pa2 cuma 10 juta dari semilyar, pasti g masalah.”

    1+
  8. Ada saja memang +62 ini di tengah ada musibah ada kalung anti virus , kalua kalung anti korupsi ada
    gimana ya biar masalah ekonomi +62 segera selesai ya.

    1+
  9. senyum-senyum sendiri kak aku bacanya pas bagian kalung antikorupsi, aku gak kepikiran, idenya memang kreatif niy kak, kalau seandainya ada keren tuh aku dukung, negara kita akan terbebas dari korupsi ya, dan kalungnya bisa langsung ngehukum yang melanggarnya, aamiin, semoga mereka segera diberikan hidayah kak untuk segera sadar dan bertaubat untuk enggak korupsi lagi

    1+
  10. saya kemarin sempet baca artikel tentang kalung eucalyptus. Ya emang mau tak mau pasti ada pro kontra. Tapi setidaknya itu berarti banyak yang sedang berikhtiar untuk menyelamatkan banyak nyawa dari pandemi corona ini

    1+

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *