Andai Ini Ramadan Terakhirku

Oleh: Irfan Fandi

Setiap muslim pasti berharap akan bisa bertemu kembali bertemu pada bulan Ramadan selanjutnya, kita sudah berada di penghujung bulan Ramadan pada tahun ini. Kita semua pasti berusaha melakukan yang terbaik untuk setiap tahunnya apabila bertemu dengan bulan suci ini, dimana pahala ibadah dilipat gandakan dan semua hal kebaikan akan diberi ganjaran yang sangat luar biasa dari Allah SWT.

Masih ingatkah kalian tentang kalimat dalam hadist ini : “Bekerjalah untuk duniamu seakan-akan engkau akan hidup selamanya. Dan bekerjalah untuk akhiratmu seakan-akan engkau akan mati besok pagi.”

Kalimat hadist ini sangatlah luar biasa, besar akan makna tersirat didalamnya. Kita disuruh bekerja dengan sungguh-sungguh dan baik maka kita bekerja untuk hidup yang bahagia selamanya. Beribadahlah kamu sungguh-sungguh untuk akhiratmu seolah-olah besok sudah tiada berada diatas dunia ini.

Kalimat ini mengingatkan kita untuk selalu sadar bahwasanya hidup didunia ini hanyalah sementara bukan untuk selamanya, begitu juga dengan bulan suci ramadan yang dalam setahun hanya datang sekali. Kita harus melakukan yang terbaik untuk bulan suci ini, beribadah sebanyak-banyaknya, melakukan perbuatan baik selama kita mampu dan bersedekah sesuai dengan kemampuan yang kita miliki.

Dengan demikian, kita tidaka ada merasa menyesali apa yang telah kita lakukan untuk menyambut setiap bulan suci ramadan yang telah kita lalui. Setiap tahunnya kita selalu memperbaiki kesalahan kita dari tahun sebelumnya, intropeksi diri dan memperbaikinya pada saat bertemu kembali di bulan suci yang baik ini.

Setiap tahunnya kita memiliki cerita dan kenangan dalam menjalankan ibadah bulan suci Ramadan ini, termasuk tahun ini merupakan tahun kedua kita semua umat diseluruh dunia menjalankan ibadah puasa dengan adanya wabah covid-19 yang masih menghantui kita. 

Tidak sedikit dari saudara kita banyak yang tidak bisa menjalankan ibadah bulan suci Ramadan dengan baik, ada yang sedang berada dalam ruang isolasi rumah sakit dengan berjuang untuk cepat sembuh dan bisa berkumpul kembali dengan seluruh anggota keluarga yang ada. Ada pula sebagian dari saudara kita yang sudah dipanggil terlebih dahulu oleh Allah SWT, karena Allah SWT lebih sayang kepada saudara kita. Sehingga membuat kita yang ditinggalkan lebih sadar dan insaf dengan cepat bahwasanya kematian selalu menghampiri kita, Namun kita semua tidak tahu kapan itu waktunya akan datang sesuai dengan takdir yang sudah ditentukan oleh Allah SWT.

Setiap penghujung bulan Ramadan selalu kita berdoa agar kita bsia bertemu kembali pada tahun berikutnya, jika kita diberi kesempatan untuk bertemu bulan suci Ramadan ini maka bersyukurlah karena Allah masih sayang dengan diri kita, ia memberikan kesempatan untuk kita memeprbaiki bulan Ramadan tahun lalu yang sangat kita lalaikan dengan banyak santai tanpa melakukan hal-hal yang bermanfaat yang mengandung nilai kebaikan dan ibadah.

Di sepuluh malam terakhir ini merupakan malam pengampunan dosa, yang mana disetiap malam ganjil di sepuluh malam terakhir terdapat malam yang mulia yang kebaikannya lebih baik dari seribu bulan. Semoga kita salah satu orang yang mendapatkan kesempatan rahmat yang luar biasa itu, hanya orang pilihan Allah lah yang mendapatkan kesempatan itu untuk bisa ia memperbaiki diri dan memberikan contoh yang baik dalam bentuk sikap dan perilaku kesehariannya yang baik.

Doa kita semua pastilah berharap untuk bisa bertemu kembali dengan bulan suci ini ditahun depan, jika kesempatan itu tidak ada dan ini menjadi ramadah terakhir maka kita harus siap dengan segala konsekuensinya. Jangan ada rasa menyesal dan rasa bersalah terhadap diri sendiri, karena setiap kita memiliki kesempatan yang sama Cuma tergantung dari diri kita masing-masing bagaimana cara mengatur waktu dan kesempatan itu dengan baik.

Bagi saudara kita yang sudah terlebih dahulu meninggalkan kita, semoga diberikan tenpat yang lebih baik disisi-Nya dan semua amal perbuatannya dapat diterima oleh Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran dengan ujian yang diberikan oleh Allah SWT. Bagi kita yang amsih berjuang menjalani hidup ini, marilah kita manfataankan waktu yang ada dengan sebaik-baiknya, karena dunia sudah makin tua dan makin banyak dosa manusia yang masih melakukan banyak kesalahan yang tidak bisa dihindarkan.

Tiada kata terlambat untuk kita yang selalu berusaha dan berdoa, karena setiap waktu yang ada merupakan kesempatan yang diberikan oleh Allah untuk kita memperbaikinya. Berikanlah hal yang terbaik untuk diri kita agar kita bisa bangga dengan diri kita sendiri, kita malu karena banyaknya kesalahan dan kekilafan yang terus berulang kita lakukan setiap harinya. Allah SWT maha baik dan maha bijaksana untuk hambanya, amka ia memberikan setiap kesempatan untuk hambanya yang mau melakukan perbaikan dengan bertaubat secara sungguh-sungguh.

Aku berharap Ramadan ini bukanlah Ramadan terkahir kita semua, jika benar ini untuk terkahir kalinya maka tidaka penyesalan lagi akrena kita sudah melakukan yang terbaik yang bisa kita lakukan untuk kehidupan kita. Semoga amal ibadah bulan ramdan tahun ini, diberikan pahal yang erlipat ganda dan setiap amal kebaikan yang kita lakukan dapat dijabah dan dicatat oleh para malaikat sebagai amal kebaikan kita untuk amal penyelamat kita di hari akhir nanti. Amin ya rabby

Terima kasih, Irfan fandi..


Photo by Joel Heard on Unsplash

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *