Doaku di Bulan yang Penuh Berkah Terkabul!

+1

Oleh: Irfan Fandi

Semua orang selalu meminta dan memohon kepada Allah SWT dalam bentuk doa yang di munajatkan setiap harinya, apakah Allah SWT menjawab setiap doa-doa kita ? Kembalikan pertanyaan tersebut terhadap diri kita, Apakah kita sudah pantas untuk mendapatkannya ? atau kembali terus berusaha tanpa berhenti untuk selalu berdoa agar semua niat yang kita inginkan dikabulkan oleh Allah SWT.

Keajaiban do’a juga pernah aku alami sendiri dan kejadian ini terjadi pada bulan Ramadan di tahun 2019, pada awal tahun 2019 aku sudah tidak bekerja lagi disalah satu perusahaan yang bergerak dibidang baja ringan karena satu lain hal. Bulan April ditahun 2019 aku kembali menjalankan bulan Ramadan di kota kecil kelahiranku, dengan segala kegiatan rutinitas yang berhubungan dengan kegiatan remaja masjid bersama anak-anak untuk membuat acara perlombaan antar mesjid.

Usaha yang telah aku lakukan sebelum Ramadan adalah mengirimkan surat lamaran pekerjaan sebanyak-banyaknya agar aku tidak lama jadi pengangguran, hampir semua perusahaan besar sudah aku apply lamarannya via email dan datang langsung ke kantornya. Setelah satu bulan belum ada kabar dan panggilan masuk ke email dan smartfone ku, aku memutuskan balik ke kampung halaman untuk berehat dan menjalankan ibadah puasa bersama saudara-saudaraku.

Aku mengisi kegiatan Ramadan dengan fokus menjalankan ibadah dengan sebaik-baiknya, tidak lupa memunajatkan doa kepada Allah SWT agar aku segera diberikan pekerjaan yang lebih baik dari sebelumnya. Apa yang yang telah ku usahakan dengan maksimal dan berdoa dengan sepenuh hati, serta melakukan kegiatan positif bersama dengan remaja/i masjid merupakan cara terbaik Allah memebrikan kabar baik itu kepada ku.

Pada saat aku dan seluruh remaja/i masjid sibuk dengan segala persiapan untuk menuju lima hari lagi untuk perlombaan, tepat pukul 13:00 wib aku dihubungi oleh salah satu perusahaan multi-nasional. Aku merasa seakan tidak percaya mendapat kabar gembira tersebut, sehingga aku memberitahukan kepada seluruh panitia kabar yang ku dapat dan Alhamdulillah semuanya menyambut bahagia dan suka cita.

Besok pagi habis sholat subuh aku bersama adik ku berangkat ke pekanbaru untuk mengahdiri panggilan interview penerimaan karyawan baru, aku dilepas oleh semua panitia dalam acara lomba tersebut. Aku merasa bersyukur dan sangat bahagia karena bukan aku saja merasa kebahagiaan melainkan semua orang-orang disekitar ku juga merasakannya. Aku merasakan begitu baiknya Allah SWT menjawab setiap doa ku dalam setiap sujudku, aku merasa sangat bersyukur dan menjadi orang paling bahagia.

Semuanya berjalan dengan lancer dari mulai perjalananku meuju kota pekanbaru sekitar 4 jam namun ditempuh dalam 2 jam setengah oleh adikku, dia membawa motor dengan sangat piawai dan sangat baik. Aku bisa mengikuti interview tepat waktu yaitu jam 09:00 wib pagi, semua jawaban dan pertanyaan aku jawab dengan sangat mantap dan tenang. Sekitar 3 jam didalam ruangan akhirnya semuanya kelar dan aku langsung balik ke duri untuk mempersiapkan acara pembukaan lomba di masjid, siangnya aku langsung on the way balik ke duri untuk tidak terlambat mengikuti acara tersebut.

Doa  yang kita panjatkan dengan sungguh-sungguh, insha allah Allah mengabulkannnya sesuai dengan apa yang menajdi kebutuhan kita, kita hanya bisa berusaha dan proses yang berjalan serta hasil doa yang kita panjatkan itu mutlak ketentuan dari Allah SWT dan tidak bisa kita ganggu gugat kebenarannya. Hargailah setiap apa yang telah kita terima, bersyukurlah setiap apa yang telah kita miliki dan dapatkan.

Ramadan pada saat itu menjadi sebuah keajaiban untuk diriku sendiri, menjadi berkah untuk orang-orang yang ada disekitarku. Semua acara yang telah ku susun dengan baik sama seluruh adik-adik remaja/i masjid juga berjalan dengan baik, acara pembukaan berjalan normal dan penuh antusias bagi seluruh masyarakat dan peserta yang mengikuti perlombaan yang diadakan selama satu minggu penuh.

Hasil interview sudah diumumkan, ternyata aku terpilih untuk melanjutkan ke tahap berikutnya yaitu psikotest dan wawancara langsung bersama oetinggi perusahaan. Awalnya jadwal bentrok dengan acara perlombaan dimesjid, namun rencana Allah SWT selalau baik dan sangat membuat ku terkesan dan merasa dikasi jalannya sehingga waktu untuk tahap berikutnya bisa disesuaikan dengan jadwal perlombaan yang bentrok. Pihak perusahaan mau memberikan aku waktu untuk mundur beberapa hari agar aku menyelesaikan tugasku terlebih dahulu dan hari seninnya ku bisa mengikuti test tahap selanjutnya.

Aku tidak menyangka akan begini jalannya, dari sebuah harapan dan impian dari sebuah doa menjadi sebuah kenyatan dengan jalan yang mempesona. Alhamdulilah semua berjalan dengan sangat baik, aku menjalani test dengan nilai yang bagus dan menunggu tahap selanjutnya untuk di hubungi oleh pihak HRD perusahaan tersebut. Aku kembali balik ke kesibukanku di kampong halamanku yang perlombaan tinggal satu hari lagi selesai kami adakan dengan sangat baik dan berjalan lancer sesuai rencana. Walau ada sedikit hambatan namun masih bisa dihandle dengan baik oleh adik-adik terbaikku di panitia Ramadan tahun itu, semuanya solid dan saling berkoordinasi dengan baik, setiap permasalahan yang timbul selalu dibicarakan dalam rapat agar semuanya bisa memperbaiki untuk hari berikutnya agar tidak terjadi lagi.

Aku merasakan berkah Ramadan yang sangat baik dari tahun sebelumnya, sebuah doa yang sederhana menajdi sebuah kenyataan yang tak bisa aku lupakan. Aku diterima di perusahaan yang telah merekrutku dengan sangat baik, cara yang sesuai dengan prosedur yang ada dari pemerintah. Aku diberitahukan akan emmulai pekerjaan setelah lebaran selesai yaitu pada lebaran kedua, aku mengucap syukur terus menerus karena ini berkah Ramadan dari doa yang ku panjatkan.

Aku membuat acar perpisahan dengan seluruh panitia akan kesuksesan acara yang telah kami buat bersama, sekaligus acar perpisahan karena aku akan melanjutkn pekerjaan di kota pekanbaru dan meninggalakan mereka semuanya.Semua yang hadir penuh suka cita dan senang mendengar kabar gembira tersebut dan kami merayakan keberhasilan kami bersama dengan buka bersama terkahir dibulan ramaan yang ke dua puluh Sembilan. Sungguh ini sebuah pengalaman hidupku yang tak bisa aku lupakan dan akan menjadi sebuah pembelajaran untuk diri ku agar terus bersyukur dan lebih menghargai setiap proses yang ada.

Terima kasih Ya Allah atas semua kesempatan dan pelajaran yang kau ajarkan kepadaku untuk bisa menghargai semua yang telah terjadi dalam hidupku ini selama bulan Ramadan ini, Aku akan berusaha menjadi orang terbaik dalam setiap momen yang ada dan perjalanan proses kehidupan yang sduah kau atur dalam takdir hidupku. Inilah kisahku dan doaku dibulan Ramadan tahun 2019, semoga bisa menginspirasi dan bermanfaat untuk para pembaca semuanya.


Photo by Andre Hunter on Unsplash

+1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *