7 Alasan Doamu Tidak Tertolak di Bulan Ramadan

Oleh El-lisa Lestari

Banyak kisah yang sudah tercatat, bulan Ramadan menjadi bulan terkabulnya segala harapan terbaik yang dipanjatkan. Ada yang diberikan pekerjaan lebih baik dari yang sudah didapatkan, terkabulnya keinginan yang disampaikan dengan khusyu pada bulan Ramadan, dan banyak kisah lainnya. Ya, Bulan Ramadan menjadi bulan yang paling ditunggu-tunggu oleh seluruh umat muslim di dunia. Keberkahan bulan Ramadan menjadi tujuan orang-orang untuk memunajatkan hajatnya agar terkabul. 

Sesungguhnya, kejaiban apa yang menyebabkan doamu tidak terhalang pada bulan Ramadan?

Berikut 7 alasan doamu tidak tertolak di bulan ramadan:

Dijamin di Dalam Al-Quran dan Hadist

“Lailatul Qadar ialah malam yang jauh lebih baik daripada malam seribu bulan“. (Al Qadr: 3)

Ramadan adalah kesempatan emas untuk memperbanyak doa dan mengetuk pintu langit, karena ia adalah saat yang mustajab dikabulkannya doa. Allah langsung menyebutkan urusan berdoa setelah menyebutkan beberapa ayat tentang puasa. Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman,

وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ فَلْيَسْتَجِيبُوا لِي وَلْيُؤْمِنُوا بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ

Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah) Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” (QS. Al-Baqarah: 186)

Allah mengabarkan kepada kita tentang hubungan yang erat antara doa dan puasa. Ditambah Nabi Muhammad juga menegaskan di dalam hadist  yang dikeluarkan oleh Al-Baihaqi, dari Anas bin Malik Radhiyallahu ‘Anhu ia berkata: Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda,

ثَلَاث دَعَوَاتٍ لَا تُرَدُّ: دَعْوَةُ الْوَالِدِ لِوَلَدِهِ، وَدَعْوة الصَّائِمِ، وَدَعْوَةُ الْمُسَافِرِ

 “Tiga doa yang tak tertolak; doa orang tua untuk anaknya, doa orang yang berpuasa, dan doa musafir.”  (Dishahihkan Syaikh Al-Albani dalam Silsilah Shahihah)

Dalam hadits yang lain, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda,

ثَلَاثَةٌ لَا تُرَدُّ دَعْوَتُهُمْ الْإِمَامُ الْعَادِلُ وَالصَّائِمُ حَتَّى يُفْطِرَ وَدَعْوَةُ الْمَظْلُومِ

“Ada tiga orang yang doa mereka tidak ditolak oleh Allah: Pemimpin yang adil, orang yang berpuasa sampai ia berbuka, dan doanya orang yang terzalimi.” (HR. Al-Tirmidi, Ahmad, Ibnu Majah. Dishahihkan Syu’aib al-Arnauth dalam Tahqiq al-Musnad)

Terdapat Waktu yang Mustajab

Di bulan Ramadan, terdapat waktu mustajab untuk berdoa yang bisa dimanfaatkan, yaitu saat sahur, saat berbuka, 

Mendapatkan Perhatian Langsung dari Allah

Doa seorang muslim yang sedang menjalankan puasanya dengan ikhlas dan melakukan semuanya karena Allah, maka Allah doanya tidak akan tertolak oleh Allah. Seperti dalam Riwayat hadist di atas.

Malaikat juga Ikut Mendoakan

Dikeluarkan oleh Al-Baihaqi, dari Anas bin Malik Radhiyallahu ‘Anhu ia berkata: Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda,

ثَلَاث دَعَوَاتٍ لَا تُرَدُّ: دَعْوَةُ الْوَالِدِ لِوَلَدِهِ، وَدَعْوة الصَّائِمِ، وَدَعْوَةُ الْمُسَافِرِ

 “Tiga doa yang tak tertolak; doa orang tua untuk anaknya, doa orang yang berpuasa, dan doa musafir.”  (Dishahihkan Syaikh Al-Albani dalam Silsilah Shahihah). 

Sebab setiap doa yang dipanjatkan oleh umat muslim, para malaikat juga ikut emndoakan selama doa yang dipanjatkan pada bulan Ramadan adalah doa-doa yang baik.

Tidak Ada Gangguan Syetan Ketika Berdoa

Jika Ramadan telah datang dan menghampiri di dunia, maka segera dibukalah pintu surga di akherat dan segera pula ditutup pintu neraka yang menyedihkan serta syetan yang hina akan dibelenggu dan dikurung.” (HR. Bukhari). 

Terkadang ketika berdoa pikiran menjadi tidak konsentrasi karena diganggu syetan. Di bulan Ramadan, orang beriman akan jauh dari gangguan syetan ketika berdoa dan melakukan aktivitas lain karena syetan telah dikurung di dalam neraka.

Allah Langsung yang Membalas

Orang yang beriman dan telah melakukan segala kewajibannya di bulan Ramadhan serta rajin berdoa maka akan mendapat imbalan langsung dari Allah karena kebaikannya. “Di waktu malam. terakhir bulan Ramadan Allah akan memberi ampunan kepada semua orang yang beriman. yakni ketika orang orang beriman selesai melakukan pekerjaan dan keawajiban maka imbalannya dari Allah langsung akan ada. (HR. Baihaqi)

Mendapatkan Perhatian dari Allah

Di bulan Ramadan yang mulia, umatku dianugerahi dengan 5 perkara yang tidak diberikan kepada umat lain nabi nabi sebelumku. Kesatu, jika Allah melihat umatku yang mulia sejak di awal malam hari dari bulan Ramadan maka ia terlindung dari azab…” (HR. Baihaqi). Dianjurkan oleh Rasulullah untuk memohon perlindungan dari azab neraka sebab doa di bulan Ramadhan diperhatikan langsung oleh Allah.


Photo by afiq fatah on Unsplash

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *