Kelakuan Kocak Adikku

Oleh: Bulena Eka Fitri

Rasulullah SAW bersabda yang artinya: “Barangsiapa melakukan qiyam Ramadhan (sholat tarawih) karena iman dan mencari pahala, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” 

(HR. Bukhari dan Muslim)

“kita shalat tarawih nanti bareng lagi ya” ajak temanku

“iya dong, nanti aku samper ya” jawabku

“iya nanti jangan lupa bawa uang buat jajan sama sedekah” tambahnya

“Oke deh” ucapku

Shalat tarawih adalah shalat malam saat bulan Ramadhan. Orang tua mengajak serta anak-anak mereka untuk berjama’ah shalat di Masjid. Memakmurkan Masjid. Dapat pahala. Anak-anak yang sejatinya masih dalam proses belajar. Shalat tarawih sambil bercanda dan mengucapkan “aamiin” sekeras mungkin. Tak apa-apa itu malah membuat Masjid menjadi sangat ramai.

Suatu ketika saat di Masjid, aku melihat ada beberapa anak perempuan sedang menggoda temannya yang sedang shalat. Shalat Sunnah ba’diyah Isya. Ketika satu anak berdiri takbir, 3 anak lainnya mengelilingi sambil memasang wajah lucu berniat membuat temannya yang sedang shalat tertawa. Menggodanya. Si anak yang sedang shalat berhasil rukuk dan sujud. Ternyata imannya cukup kuat. Hehe… saat dia sedang sujud, bokongnya dipukul oleh anak yang lain. Saat duduk diantara dua sujud akhirnya pertahanannya goyah. Imannya melemah. Si anak yang shalat tadi akhirnya tertawa sambil menutup wajahnya karena malu. Pura-pura kesal dan mereka tertawa bersama.

Melihat kejadian itu, aku jadi berpikir mungkin seperti itu ya perjuangan manusia melawan godaan setan. Jika iman kita tidak kuat maka kita akan tergoda.

Keesokkan harinya aku berpuasa dengan sangat semangat. Begitu pula seluruh anggota keluarga, terutama adik-adikku. Mereka selalu tak sabar menunggu waktu berbuka. Ibu mulai menyiapkan menu berbuka puasa pukul 4 sore. Aku dan adik-adikku ikut membantu. Setelah menu makanan siap, sekitar pukul 5 sore kami membuat minuman. orangtua kami minum es timun, secangkir teh manis hangat untuk ibu dan tak lupa kopi susu kesukaan Ayah. Sedangkan aku ingin minum sirup melon dan juga segelas air putih. Adikku yang laki-laki, ia membuat es susu vanilla. Saat aku sedang mengambil botol sirup, adik laki-lakiku berdiri disampingku sambil mengaduk-aduk minumannya. Ia menuangkan susu kental manis dan gula ke dalam gelas kemudian mengaduknya. Setelah dirasa gulanya larut ia berbalik dan mengambil es batu di dalam kulkas. Ia memecahkan es batu tersebut menggunakan batu bulat berwarna hitam seukuran genggaman tangan. Setelah es batu hancur ia memasukkannya ke dalam gelas minuman, ternyata setelah dimasukkan es batu, minumannya tumpah. Seketika itu juga ia langsung meminumnya.

Sontak aku yang melihatnya berteriak, “Andi koq diminum sih, kan puasa. Yah gimana sih dikit lagi kan mau buka” ucapku terkaget.

Adikku pun tercengang dan terlihat kebingungan. Mungkin ia lupa tanpa sadar meminumnya. Aku pun bergegas menceritakannya kepada yang lain dan kami semua tertawa.

Kejadian itu menjadi cerita yang selalu lucu saat diceritakan ulang. Menjadi bahan ledekan ketika kumpul keluarga.


Photo by Jessica Rockowitz on Unsplash


Bulena Eka Fitri. Perempuan kelahiran Februari, 1992 di kota Padang. Anak ke-9 dari 12 bersaudara. Berprofesi sebagai guru IPA di SMP ARRAHMAN Depok. Motto hidup “hiduplah dengan bahagia dan buat orang lain bahagia”. Selalu senang melakukan hal-hal baru. Ingin bisa menjadi manusia yang bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *