Membuat Judul Cerita yang Menggaet Pembaca

0

Penulis: Hilmi Lasmiyati Miladiana


Setelah selesai menulis, tentu ada perasaan plong. Tapi itu tak berlangsung lama karena setelahnya alis
kita akan berkerut lalu bertanya “Hmm kira-kira apa judulnya ya?”

Judul merupakan salah satu hal yang penting dalam karya. Judul memiliki dua sisi mata uang. Jika ia
menarik ia akan menjadi penambah pesona karya kita. Sebaliknya jika gegabah, akan menurunkan daya
tarik karya kita.

Tak hanya itu, judul yang menarik akan membuat tulisan kita menang satu langkah dibandingkan tulisan
lain. Jika kita pergi ke toko buku, lalu belum tahu isi dan penulisnya. Maka isi buku bagus atau tidak
menjadi nomor dua. Judul dan cover buku adalah penentu pembeli jadi membeli atau tidak.
Dalam dunia periklanan pun judul produk sangat krusial. Seorang legenda periklanan David Ogilvy
menghabiskan waktu 80% hanya untuk mencari judul yang tepat.

Dalam memilih judul yang menarik, kita menggunakan rasa. Hmm tapi jika hanya rasa, tentu itu menjadi
abstrak. Ada gak sih aturan agar membuat judul menarik?

Dalam buku 101 Dosa Penulis Pemula Isa Alamsyah menulis 9 saran agar judul menarik:
• Judul harus membuat penasaran
Contoh:
Ada Apa Dengan Cinta?, Gara-gara Indonesia, Berhenti di Kamu

• Judul harus bisa menggoda pembaca
Contoh:
Jangan Jadi Muslimah Nyebelin, Ini Memang Gila, Tapi Ini Cinta

• Judul tidak terlalu panjang tidak juga terlalu pendek (lazimnya 2-3 kata)
• Judul harus menggambarkan isi
• Judul tidak membocorkan
Contoh:
Ibuku Ternyata Bukan Ibuku, Pesan Terakhir Ayah

• Jika judul menyebutkan nama tokoh, pastikan nama tokohnya menarik
Contoh:
Persahabatan Dudung Maman, Harry Potter

• Pilihlah diksi yang tidak lazim untuk judul
contoh:
5cm, Bukavu, Supernova

Masih dari buku 101 Dosa Penulis Pemula Isa Alamsyah ada 6 cara membuat judul yang berhasil:

  1. Mengambil bulat-bulat nama tokoh utama
    Contoh:
    Harry Potter, Gie, Saman, Pukat, Romeo and Juliet, Dylan
  2. Menggabungkan nama tokoh dengan predikat
    Contoh:
    Janji Joni, Ambardina Jatuh Cinta
  3. Simbolis
    Contoh:
    Sirkus Pohon, Ayat-ayat Cinta, Dari Nol Hingga Ananta, Laskar Pelangi
  4. Alias
    Contoh:
    Miss Jutek, The Prophet (Sang Nabi)
  5. Intisari Cerita
    Contoh:
    Cintaku di Kampus Biru, Hafalan Sholat Delisa
  6. Persamaan dan keindahan bunyi
    Contoh:
    Ali Topan Anak Jalanan, Kabut Kalut Salut, Arjuna Mencari Cinta

Berdasarkan pengalaman pribadi ini cara saya memilih judul:

  1. Menuliskan sebanyak-banyaknya kandidat judul (apakah itu bagus atau jelek, sesuai atau tidak sesuai
    tulis saja).
    Biasanya saya menargetkan menulis minimal 10-15 judul.
  2. Baca kembali perlahan tulisan itu. Tandai yang menarik
  3. Lalu tulis ulang yang cocok.
    Sambil padu padankan kandidat judul
    Atau googling padanan kata yang lebih menarik.
  4. Tanyakan pendapat orang lain
  5. Kerucutkan menjadi 3-5 pilihan judul saja.
  6. Lalu simpan lupakan sejenak
  7. Besok baca kembali lalu tentukan judulnya
  8. Jika belum menemukan yang cocok
  9. Ulangi langkah 1 😁

Photo by Hannah Olinger on Unsplash

0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *